Minggu, 31 Mei 2015

HCI (Human Computer Interaction)

Pengertian HCI

Istilah human-computer interaction (HCI) mulai muncul pertengahan tahun 1980-an sebagai bidang studi yang baru. Istilah HCI mengisyaratkan bahwa bidang studi ini mempunyai fokus yang lebih luas, tidak hanya sekedar perancangan antarmuka secara fisik.
HCI didefinisikan sebagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, dan implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh manusia dan studi tentang fenomena di sekitarnya. HCI pada prinsipnya membuat agar sistem dapat berdialog dengan penggunanya seramah mungkin (user friendly). Tidak hanya perancangan layout layar monitor.
Human Computer Interaction (HCI) adalah sekumpulan proses, dialog, dan kegiatan dimana melaluinya pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan komputer. Saat kita menggunakan komputer, kita sedang berinteraksi dengan komputer. Di waktu ini kita sedang memberikan perintah kepada komputer, dan sistem komputer menerima perintah kemudian ditanggapinya hingga pekerjaan kita selesai. Definisi HCI, Suatu disiplin ilmu yang menekankan pada aspek desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena-fenomena disekitar manusia itu sendiri.
          Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan untuk desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena di sekitar manusia itu sendiri. Bukan untuk mempelajari komputer ataupun manusia, tetapi untuk menjadi jembatan yang menghubungkan manusia dengan komputer.
Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.

Task Analysis

Task analysis adalah  suatu metode untuk menganalisis pekerjaan manusia, apa yang dikerjakan dengan apa mereka bekerja dan apa yang harus mereka ketahui. Contohnya : apa saja tugas yang dilakukan untuk membersihkan rumah. Jadi Task analisis ini merupakan proses menganalisa tentang cara pengguna dalam mengerjakan, menyelesaikan dan bereaksi terhadap tugas dari suatu sistem dan hal-hal yang inign diketahui oleh pengguna (dix, 1993 ). Fungsi dari task analysis adalah untuk menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusandesain serta sebagai dasar unutk mengevaluasi desain dari sistem.

Task Modelling

         Euterpe merupakan salah satu tool yang dapat digunakan untuk membantu proses anali-sis task. Euterpe dikembangkan oleh van der Veer di Univer-sitas Vrije, Amsterdam. Tool ini berdasarkan pada ontologiuntuk menggambarkan dunia tugas (task world) dengan carayang terstruktur. Teori yang mendasari tool ini adalah berbasisGTA. Euterpe membantu untuk membangun task tree, hirarkiobjek dan konsep-konsep penting lainnya seperti event danperan. Template memungkinkan informasi rinci yang akanditentukan dan multimedia dapat dilampirkan ke konsep un-tuk memperjelas sifat mereka. Dokumentasi dapat dihasilkanberupa paper dan sebagai halaman HTML.

Notation / Tools

 Alat yang ada pada Analisis Tugas atau Task Analysis mencakup sejumlah kegiatan, semua yang difokuskan pada informasi tugas : Koleksi, Deskripsi, Organisasi,Analisis,Evaluasi,Pemodelan, dan Simulasi.
Untuk pengumpulan data alat terstruktur diperlukan untuk mudah dan cepat rekaman di bidang yang tidak akan membatasi pemecahan masalah kemudian. Deskripsi, organisasi, analisis dan evaluasi memerlukan toolset yang memungkinkan analis untuk membangun berturut-turut deskripsi lebih formal dari data. Pemodelan dan simulasi membutuhkan hubungan logis antara aspek tugas yang akan ditentukan dalam rapat alat ini, membutuhkan sintaks yang lebih kompleks dan kaku sebagai model berkembang menjadi bentuk komputasi.

GTA (Groupware Task Analysis) merupakan sebuah metode yang digunakan dalam merancang sebuah sistem. Dalam GTA, task model untuk situasi yang kompleks yang terdiri daritiga aspek yang berbeda yaitu:agent ,work , dan situation.Masing-masing menggambarkan task dari sudut pandang yangberbeda, dan masing-masing berhubungan satu sama lain. Halini memungkinkan desainer untuk melihat dan merancangdari berbagai sudut, dan memungkinkan tools desain untuk menjaga konsistensi dan kelengkapan.Sistem yang telah dibuat diaplikasikan dalam bentuk webdan aplikasi mobile. Namun pada penulisan ini yang dibahashanya pada analisis sistem. Sistem dimulai dari login usersampai dengan logout user. Pembuatan sistem pada penulisanini menggunakan aspek-aspek yang ada pada GTA denganbantuan tools Euterpe. Tampilan hierarki sistem dapat menun- jukkan kerja sistem secara keseluruhan.Hasil evaluasi user interface menunjukkan bahwa rancangansistem yang dibuat telah memenuhi sebagian besar kebutuhan pengguna dan mudah untuk digunakan.
Hobby dan Prestasi Non Akademik

Assalamualaikum warrahmatullahiwabarokatu.

Kali ini saya mendapat tugas mata kuliah softskill untuk menceritakan Hobby dan Prestasi Non Akademik. Untuk masalah hobby, salah satu hoby yang saya sukai yaitu melukis saya suka melukis karena menurut saya melukis itu adalah salah satu cara kita untuk menghilangkan rasa stres dan dengan melukis kita juga bisa menuangkan semua idea atau apa saja yang sedang kita pikirkan ke lukisan yang akan kita buat. Yaa meskipun saya tidak terlalu mahir dalam melukis tapi entah kenapa saya sangat menyukai hobby yang satu itu. Jadi melukis membuat saya merasa ada kepuasan tersendiri. Tapi disini saya sangat penasaran bagaimana cara melukis wajah seseorang, saya pernah beberapa kali mencoba untuk melukis wajah seseorang tapi sayang lukisan yang saya buat tidak sesuai dengan yang saya inginkan tapi kalau lukisan wajah dari satu arah menurut saya malah itu adalah pekerjaan yang sangat gampang, tapi yang saya herankan kenapa saya tidak bisa melukis wajah orang secara utuh, itu sangat membuat saya jengkel tapi ya  udahlah mau diapain lagi mungking emang saya tidak mahir untuk melukis karakter seseorang kali yah haha. Oh iya saya sampe lupa kalau saya hanya suka melukis objek-objek tertentu saja seperti melukis bagunan, aktor-aktor Disney pokoknya objek selain manusia. Nah kalau untuk Prestasi Non Akademik saya berkaitan dengan Hobby yang sukai tadi. Dulu sewaktu kelas 3 SMP saya pernah mengikuti perlombaan yang di adakan sekolah saya. Saya mendaftarkan diri di perlombaan kaligrafi ya meskipun perlombaan hanya diadakan untuk antar kelas tapi Alhamdulillah saya mendapatkan juara 2 dari seluruh kelas yang ada disekolah saya, untuk jumlah kelasnya saya lupa tapi untuk jumlahnya lumayan banyak sewaktu pengumuman juara saya sempat kaget karena saya bisa memenangkan perlombaan tersebut meski hanya juara 2 tapi itu sudah membuat saya sangat puas dan bangga.